Friday, November 7, 2008

Arsitek dan Dukun

Ada artikel menarik yang pernah gw baca...
Karena emang panjang gw mau ngutip sebagian aja yang menurut gw kata2nya cukup menarik..

Arsitek
oleh Y.B. Mangunwijaya
Kompas, 16 September 1993

.....Tetapi, dokter sudah (terpaksa) dihargai masyarakat. Arsitek belum. Orang sakit berakal sehat atau terpelajar datang ke dokter tidak dengan tuntutan minta pil kapsul ini, suntikan itu, mendikte si dokter obat apa yang harus diberikan agar dia sembuh. Tetapi kepada arsitek orang datang dengan seperangkat permintaan dan pendiktean sesuka selera. Harus seperti gedung ini dari Amsterdam, minta jendela seperti di Hongkong, harus pakai tiang ini dari Yunani dan harus meniru bentuk-bentuk yang "tidak kalah dengan" Singapura dan seterusnya. Arsitek bahkan dianggap lebih rendah daripada dukun, karena kepada dukun sekalipun orang tidak mendiktekan resep....

Artikel lengkapnya bisa dibaca disini:
http://www.iai.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=66&Itemid=59

Haha, gw salut ama yang nulis artikel.. asli keren menurut gw. Apa bener ya arsitek lebih rendah dari dukun..? hmm...